Nyamuk yang satu ini benar-benar musuh utama manusia. Sebab, meski kecil ternyata  inilah penyebab penyakit yang mematikan, demam berdarah.

Ciri-ciri Aedes Aegypti

Sebagian dari sahabat Orbit mungkin sudah mengenal nyamuk bernama aides aegypti. Yup! Ukuran tubuhnya kecil, namun punya tanda yang khas, yaitu tubuhnya belang-belang, dengan warna hitam-putih. Nyamuk ini harus diwaspadai, karena menjadi penyebar virus penyebab demam berdarah. Kalau biasanya nyamuk hidup dan berkembang biak di air kotor dan mengalir seperti selokan dan comberan, nyamuk aedes aegypti lain. Dia justru hidup di air bersih yang tenang dan tidak mengalir. Contohnya bak mandi, air yang tergenang di ember atau kaleng-kaleng bekas.

Menggigit di Waktu Tertentu

Uniknya lagi, nyamuk ini akan menggigit manusia pada waktu tertentu saja. Yaitu, waktu pagi menjelang siang serta di waktu sore menjelang datangnya malam. Sekitar pukul 10-12 pagi, saat anak-anak kecil tidur pagi. Juga pukul 6-8 sore, adalah waktu yang sering digunakan nyamuk aedes aegypti untuk menggigit. Jadi tidak sepanjang hari ia menggigit kita.

Yang Menggigit hanya Betina

Dan ternyata, nyamuk yang menggigit manusia adalah nyamuk jenis betina. Maklum, gigitan darah diperlukan untuk menambah protein nyamuk dalam bertelur. Sementara yang jantan, tidak pernah menggigit. Saat menggigit menghisap darah inilah, nyamuk bergigi delapan ini melepaskan virus bernama dengue. Ini virus penyebab demam berdarah. Sebenarnya, nyamuk ini juga menyebabkan penyakit chikungunya dan deman kuning.

Bagaimana menghindarinya?

Solusi yang terbaik agar nyamuk tidak ada di rumah kita adalah menjaga kebersihan. Seperti menguras bak mandi sedikitnya dua kali seminggu, menutup penampungan air. Singkirkan kaleng-kaleng bekas atau ember yang bisa digenangi air bersih. Kalau tidur pada jam-jam bahaya tadi, lindungilah diri, terutama adik-adik kecil. Hilangkan semua sarang nyamuk seperti baju-baju kotor yang menggantung di kamar.

Gejala demam berdarah

Banyak pasien demam berdarah tak tertolong, sebab gejala-gejala klinisnya mirip influensa biasa. Demam tinggi, mual. Sesudah tiga empat hari panas turun.  Dikira sudah sembuh. Ternyata itulah masa kritis. Trombosit pun jadi tolok ukur. Kalau sudah terkena demam berdarah, memang jadi repot sekali. Jadi yang paling perlu, lindungi diri sendiri. Pastikan lingkungan kita bersih,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s